Cerita Pendaki Tersesat di Gunung Lawu yang Selamat Ditolong Burung Jalak

5 Likes

Baru-baru ini ramai soal cerita rombongan pendaki yang tersesat di Gunung Lawu. Hal yang membuatnya ramai lantaran adanya seekor burung jalak seolah menjadi penolong dengan cara menunjukkan jalan untuk kembali ke puncak.

Momen tersebut dibagikan akun @mocha_doank di TikTok pada Rabu (17/2/2021). Dalam video berdurasi kurang dari semenit tersebut, seorang pendaki pria bersama temannya mengaku tengah tersesat di Gunung Lawu.

Awalnya, pria tersebut mengaku mendaki Gunung Lawu bersama teman-temannya. Namun, di tengah perjalanan, salah satu rekannya ada yang kelelahan sehingga harus beristirahat terlebih dahulu.

Adapun sang pria pendaki itu jadi yang bertugas menemani rekannya istirahat. Sementara itu, rombongan yang lain langsung meninggalkan keduanya untuk melanjutkan perjalanan ke atas gunung.

“Karena teman (atasan saya) kecapekan, makanya saya istirahat berdua dan yang lain jalan duluan,” kata si pria pendaki.

Hanya saja, tiba-tiba bapak pemandu jalan yang berjalan di depan mereka menghilang. Hal tersebut sempat membuat si pendaki pria dan temannya kebingungan. Keduanya pun menyusuri jalan yang ada, hingga akhirnya bertemu seekor burung jalak.

Ajaib, burung kecil berwarna hitam tersebut seakan menjadi pemandu jalan, menuntun sang pendaki pria dan temannya ke puncak. Bahkan ketika keduanya berhenti untuk istirahat, burung jalak tersebut ikutan berhenti dan menunggu.

“Jalaknya benar-benar nuntun kita. Pas kita berhenti, burungnya pun ikut berhenti. Pas kita mau jalan, jalaknya langsung muncul sambil terus jalan,” ungkap pria dalam video.

Seketika unggahan tersebut viral, ditonton lebih dari 3 juta kali dan disukai oleh lebih dari 200 ribu orang. Beragam komentar diberikan warganet, kebanyakan yang merasa terkejut dengan cerita tersebut, tak sedikit pula menceritakan pengalamannya.

@mocha_doank

yang pernah ke Lawu pasti tau .. nemu video lama saya ..#fyp #fypシ #fypgakni #fypgakni #lawu

♬ Sounds like a mystery music box – Yohei

“Waktu itu pernah ke Lawu, dari pos 3 otw pos 4 disambut sama burung jalak. Sampai puncak, lalu pas turun juga dianterin lagi sama burung jalak itu,” kata akun @anakindomiee.

“Gua pernah ke Lawu. Burung Jalak itu habitatnya di sana juga, emang nuntun jalan, ini bukan mitos lagi, gua juga begitu soalnya,” ungkap akun @radenramo.

“Kalau sudah diantar gitu alangkah baiknya kasih bayaran makanan beras atau roti yang dibawa. Kasihan mas, sudah lompat-lompat nganterin,” timpal @aldandamara.

You might like